Top News

Visa Mahasiswa Asing ke Harvard Dibatasi

 

gedung Harvard University|foto:Kris Snibbe Harvad University  


Nexismedia – Donlad Trump presiden Amerika Serikat (AS) membatasi visa kepada hampis semua mahasiswa asing ke negaranya untuk berukuliah di Harvard University. Langkah ini diduga bertujuan untuk mencekik kampus tersebut dari jalur internasional yang dimana seperempat dari jumlah mahasiswa kampus tersebut merupakan mahasiswa asing.

 

Alasan dibatasi visa mahasiswa asing karena dianggap bila Harvard terus menerima mahasiswa asing hal ini bisa membahayakan Amerika Serikat yang mengancam keamanan nasional. Sehingga presiden Donald Trump mengeluarkan perintah untuk membatasi visa pada mahasiswa internasional.

 

"Saya telah menetapkan bahwa masuknya kelas warga negara asing merugikan kepentingan AS karena menurut penilaian saya, perilaku Harvard telah menjadikannya tujuan yang tidak sesuai bagi mahasiswa dan peneliti asing," tulis Trump dalam perintah tersebut, seperti dikutip Anadolu, Jumat 6 Juni 2025.

 

Donald Trump juga berpendapat bahwa Harvard merupakan sarang libralisme dan menuduh adanya gerakan non yahudi. Universitas menentang dan menganggap tuntunan tersebut melanggar otonomi universitas. Harvard juga beranggap hal ini merupakan ancaman terhadap kebebasan Pendidikan tinggi di Amerika Serikat. 

 

"Ini adalah langkah pembalasan ilegal lainnya yang diambil oleh pemerintah yang melanggar hak Amandemen Pertama Harvard," kata pejabat universitas. Harvard menyatakan akan terus memberikan pelindungan bagi mahasiswa asingnya.


Perseteruan pemerintah Amerika Serikat dengan Universitas Harvard didasari pada penloakan Harvard untuk tunduk pada berbagaia tuntunan dari pemerintah. Situasi lebih memanas ketika Harvard menolak memberikan catatan pelanggaran dari mahasiswa asing yang ada di sana. Sehingga Trump menggunakan hukum federal yang luas, yang memberikan wewenang padanya untuk memblokir masuknya orang asing yang akan merugikan kepentingan Amerika.

 

Pihak Harvad University sendiri mengatakan telah memenuhi tuntuan  tersebut, tetapi Gedung Putih menjawab bahwa tanggapan Harvard dinilai tidak memadai. Perselisihan pun berkembang selama berbulan-bulan setelah pemerintahan Trump menuntut serangkaian perubahan kebijakan Harvard.



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama